Menjaga iman supaya tetap bersemi dihati menjadi tantangan bagi kita terlebih lagi dalam Surat Al-Ankabut ayat 2 Allah berfirman :

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?”,

sedang di Surat yang lain  Allah berfirman  tentang bagaimana iman ini naik dan turun.

Tentang naiknya iman

Surat Al-Fath (48) ayat 4 : Supaya bertambah-tambah iman serta iman-iman mereka

Surat Al- Muddatstsir(74) ayat 31 : Dan bertambah-tambahlah imannya orang yang beriman itu

Tentang turunnya iman

An-Nisa (4) ayat 137 :

Sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kamudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus.

Perihal iman ini tentunya kita sebagai umat islam ingin iman kita itu naik nah bagaimana caranya? Ada nasehat dari para Sahabat dan Tabiin, Abdullah bin Mas’ud, dan Hasan Al-Bassri yakni

  1. Ditasdiqkan (dibenarkan dalam hati)
  2. Diikrarkan (diakui dengan lidah)
  3. Diturut dengan amalan

Ini merupakan hal mendasar karena yang pertama terkait hati yang tau adalah diri kita sendiri dan Allah, sedangkan tahap Diikrarkan dan Diturut dengan Amalan orang lain dapat mengetahui, seorang mengaku beriman tidak cukup hanya membenarkan dengan hati, tapi juga perlu mengikrakan dan juga mengamlakan bentuk imannya dengan sebuah amalan, salah satu bentuk pengamalan dari sebuah keimanan adalah Sholat.

 

Sebagian terinspirasi oleh buku Tasawuf Modern Karya Buya Hamka

One thought to “Iman Itu Naik Turun”

  • Risna

    Ulasan yang sangat baik, memang susah memelihara iman yah?

    Reply

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar