Oprec 1435H
Oprec 1435H

“Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan,
menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar,
merekalah orang – orang yang beruntung”
(QS 3 : 104)

1. Sekertaris dan Bendahara

2. Departemen Syiar

Syi’ar dalam bahasa sederhana dapat diartikan mengajak, menyeru, atau mempengaruhi pada sesuatu. Syi’ar Islam kampus bermakna mengajak, menyeru, atau mempengaruhi orang lain kepada  jalan Islam dalam ruang lingkup kampus khususnya.

Wilayah Kerja SYIAR:
1. Meningkatkan wawasan dan pemahaman keislaman Civitas akademika melalui media
2. Mengadakan kajian-kajian dalam rangka meningkatkan ruhiyah dan pemahaman keislaman baik bagi pengurus maupun Civitas akademika, dengan tema kajian  disesuaikan SKS (satuan kurikulum syiar) dan kurikulum yang didasarkan pada kebutuhan
3. Mengkaji dan memberikan wacana serta opini, terkait masalah kontemporer dan mengangkat tema-tema actual
4. Melakukan gerakan penyadaran keislaman secara kontinu, misalnya ada flow syi’ar untuk meng-goal-kan suatu tema besar
5. Memperbanyak input dengan memperbanyak berinteraksi dengan objek dakwah,  memperbanyak referensi, dan berkonsultasi dengan banyak pihak(pembina, alumni, dll.).
6. Memanfaatkan media dan sarana informasi seefektif mungkin.
7. Melakukan aktivitas pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan problematika masyarakat kampus dalam rangka menumbuhkan simpati terhadap Islam.

3. Departemen Jaringan

Sudah menjadi fitrahnya bagi manusia untuk berinteraksi dengan manusia lainnya. Begitu pula manusia dalam lembaga, memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain, baik secara kelembagaan maupun dengan perseorangan. Membangun jaringan LDF pada dasarnya adalah membangun silaturahim untuk memperkuat ukhuwah islamiyah dengan komponen luar.
Jaringan atau public relation sangat diperlukan dalam sebuah organisasi, terlebih pada LDF sebagai suatu lembaga yang mengusung kata “dakwah”. LDF tersebut membutuhkan suatu kemampuan untuk dapat mengomunikasikan dirinya, terutama terkait perihal pencitraan. Di era informasi ini, masyarakat dapat dengan mudah menerima informasi. Namun informasi-informasi yang mereka dapatkan tidak selalu merupakan informasi yang benar. Adakalanya masyarakat mendapatkan informasi yang keliru yang timbul dari opini masyarakat ataupun dari pemberitaan media massa. Maka dari itu keberadaan public relation dalam organisasi sangat diperlukan untuk memperbaiki dan meluruskan informasi yang diterima oleh masyarakat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X